Rabu, 10 September 2014

Cara Mengobati Anemia


Sekilas Tentang Penyakit Anemia

aneimiaAnemia adalah keadaan saat jumlah sel darah merah atau jumlah hemoglobin (protein pembawa oksigen) dalam sel darah merah berada di bawah normal. Sel darah merah mengandung hemoglobin yang memungkinkan mereka mengangkut oksigen dari paru-paru, dan mengantarkannya ke seluruh bagian tubuh.

Anemia adalah penyakit darah yang sering ditemukan. Beberapa anemia memiliki penyakit dasarnya. Anemia bisa diklasifikasikan berdasarkan bentuk atau morfologi sel darah merah, etiologi yang mendasari, dan penampakan klinis. Penyebab anemia yang paling sering adalah perdarahan yang berlebihan, rusaknya sel darah merah secara berlebihan hemolisis atau kekurangan pembentukan sel darah merah ( hematopoiesis yang tidak efektif).

Seorang pasien dikatakan anemia bila konsentrasi hemoglobin (Hb) nya kurang dari 13,5 g/dL atau hematokrit (Hct) kurang dari 41% pada laki-laki, dan konsentrasi Hb kurang dari 11,5 g/dL atau Hct kurang dari 36% pada perempuan.

Penyebab

Penyebab penyakit anemia diantaranya, Segala proses yang dapat mengganggu masa kehidupan normal dari sel darah merah mungkin menyebabkan anemia. Masa kehidupan normal dari sel darah merah secara khas adalah sekitar 120 hari. Sel-sel darah merah dibuat di sumsum tulang (bone marrow).

Anemia pada dasarnya disebabkan melalui dua jalan-jalan dasar. Anemia disebabkan :

  • oleh pengurangan produksi sel darah merah atau hemoglobin, atau

  • oleh kehilangan atau penghancuran darah.

Gejala Gejala Penyakit Anemia :

  1. 5l : lemah, letih, lesu, lelah, dan lunglai

  2. muka dan mata pucat

  3. kurang bergairah

  4. pusing dan mata berkunang-kunang

  5. daya tahan tubuh menurun

  6. detak jantungcepat.

 

 

UPAYA PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN

Mengingat dampak anemia seperti tersebut di atas yang dapat menurunkan kualitas sumber daya manusia Indonesia, maka perlu penanganan segera. Upaya pencegahan dan penanggulangan anemia pada dasarnya adalah mengatasi penyebabnya. Pada anemia berat (kadar Hb < 8 gr %) biasanya ada penyakit yang melatar-belakangi yaitu antara lain penyakit TBC, infestasi cacing atau malaria, sehingga selain penanggulangan pada anemianya harus dilakukan pengobatan terhadap penyakit-penyakit tersebut.

Upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah dan menanggulangi anemia akibat kekurangan konsumsi zat besi adalah sebagai berikut :

  1. Meningkatkan konsumsi zat besi dari sumber alami melalui penyuluhan, terutama makanan sumber hewani yang mudah diserap seperti hati, ikan, daging dan lain-lain. Selainitu perlu ditingkatkan juga makanan yang banyak vitamin C dan vitamin A (buah-buahan dan sayuran) untuk membantu penyerapan zat besi dan membantu proses pembentukan Hb.

  2. Fortifikasi bahan makanan yaitu : menambahkan zat besi, asam folat, vitamin A dan asam amino esensial pada bahan makanan yang dimakan secara luas oleh kelompok sasaran.

  3. Suplementasi zat besi-folat secara rutin selama jangka waktu tertentu untuk meningkatkan kadar Hb secara cepat.Dengan demikian suplemantasi zat besi hanya merupakan salah satu upaya pencegahan dan penanggulangan anemia yang perlu diikuti dengan cara lain.

0 komentar:

Posting Komentar